Belajar Bisnis Dari Nonton Drama Korea

Dilihat dari judul yang saya tulis, sudah absurd banget sepertinya. Tapi, sebelum temen-temen men-judge saya sebagai laki-laki letoy yang doyan Drama Korea, tidak ada salahnya jika dibaca terlebih dahulu tulisan saya ini.

Scene Gambar Drama Korea "Falling For Innocance"


Ya, baru-baru ini saya sedang gandrung dengan serial drama Korea. Dulu saya sempat nyeletuk kepada teman saya – cowok pastinya, saya berujar seperti ini “Duh Nggae, Cowok doyan banget sama Drama Korea?” lah, dari cletukan saya itu, saya disumpahin sama temen saya kalau saya bakalan suka juga dengan serial drama tersebut. Nah, kejadianlah sumpah tersebut bahwa saya sekarang ini lagi gandrung sama serial drama Korea. Tapi tenang dulu, saya bukan orang fanatik dengan Korea yang bener-bener menghafalkan nama-nama artisnya sama stalking kehidupan mereka – sorry, itu bukan gaya hidup saya-.

Singkat ceritanya begini, sudah hampir 15 seri serial drama yang saya tonton, baik rame-rame ataupun nonton sendiri. Jika diamati dari belasan drama yang saya lihat, 70 % diantaranya mengisahkan tentang kekuasaan, kepemimpinan, perebutan, dan hal-hal yang berkaitan dengan saham, bisnis, ekonomi, dan sebagainya. Tak terlepas di bumbui dengan kisah-kisah romance yang di bintangi oleh aktris nan cantik dan aktor – aktor yang keren. _ kalau saya langsung tidak mau nonton ketika aktris dan aktornya pakai baju yang menurut saya Al4y tingkat dewa (Anda mungkin tahu yang saya maksud :D).

Seperti contoh serial drama Hykel, Jeykell, yang mengisahkan tentang kehidupan seseorang yang memiliki Wonderland, kemudian ada Yong Pal yang membunuh banyak orang hanya ingin merebutkan sebuah kursi Presiden Direktur di Hanshin Group, ada Falling For Innocance juga berkisah tentang perebutan kekuasaan di Hermia oleh Golden Partner, dan masih banyak kisah serial drama lainnya yang mengisahkan kehidupan dalam sebuah perusahaan.

Dari situ saya mulai belajar, How Be Perfect to be Manager ! menjadi seorang pemimpin yang memiliki ribuan kariyawan pastinya bukanlah hal yang mudah. Bagaimana cara-cara yang akan ditempuh ketika berbagai tantangan dalam berbisnis itu menghadang. Tidak hanya itu, disitu juga saya belajar untuk bersikap menjadi seorang pemimpin nantinya. Namun, tidak secara keseluruhan bahwa sikap pimpinan tertinggi akan selalu angkuh dan disegani. Saya mencoba untuk meng-filter terlebih dahulu bagaimana jika nanti saya menjadi seorang pemimpin dalam sebuah perusahaan pastinya saya harus bisa membawa kariyawan saya untuk bisa bekerja dengan saya tanpa membuat rasa takut, tapi tidak mengurangi sifat kebijaksanaan dan rasa keseganan yang dimiliki oleh seorang pemimpin.

Terlepas dari itu semua, Manager itu wajib memiliki 5 sifat dasar
Baca Juga Artikel Tentang 5 Sifat Dasar Seorang Leader Disini

Dan, di paragraf terakhir saya ini bahwa “Ternyata kita bisa belajar dari sesuatu yang banyak orang mengatakan itu adalah hal yang ambigu, norak, bahkan di benci oleh mereka. Jika kita bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda, Maka tidak menutup kemungkinan kita bisa mengambil hikmah dan nilai yang begitu besar untuk berproses dalam kehidupan kita”.

5 Sifat Dasar Seorang Leader




Suatu ketika, saya diajak oleh teman untuk menjadi seorang guide partner yang mana klien tersebut menjabat sebagai Mnager K.III dalam sebuah perusahaan anak cabang dari PT. Pertamina, persero. Beliau mengatakan bahwa kunjungannya di Yogyakarta kali ini adalah untuk men-survey suatu lokasi yang akan direncanakan sebagai lokasi kegiatan pada perusahaan tersebut.
Ketika saya mengetahui bahwa klien tersebut menjabat sebagai manager, saya mencoba untuk belajar ilmu baru darinya. dan benar. saya serasa mendapatkan sebuah training secara khusus yang langsung dipimpin oleh sang trainer ulung.

Beliau sebelumnya menanyakan tentang aktifitas saya baru-baru ini. dengan sangat bangga saya mengatakan bahwa saya sebagai Project Manager disalah satu organisasi kepemudaan. ketika saya menjawab hal itu, maka muncul lah pertanyaan baru dari sang manager. "Apa yang kamu cari dalam organisasi tersebut?" dan saya menjawab sedikit keraguan, akan tetapi akhirnya saya yakin bahwa "Saya mencari networking dari seluruh Indonesia serta aktualisasi diri saya agar lebih berkembang".

Saya sedikit nervous ketika pak manager tersebut menatap mata saya. Dan beliau akhirnya berkata "Iya. Benar yang menjadi tujuan mu itu. Bahwa kamu mengikuti Organisasi itu bukan untuk ikut-ikutan atau ajang show off atau show on diri. Tapi bagaimana kamu mencari network serta membentuk mental kamu"

Saya sedikit lega setelah pak manager mengatakan hal itu. Tapi beliau memberikan pertanyaan baru yang mana sempat membuat saya berfikir keras. Pertanyaannya seperti ini :

"Jika suatu ketika kamu dalam sebuah posisi yang tidak aman. kamu dan keluargamu akan terjatuh dari jurang. sedangkan kamu masih sempat untuk menyelamatkan diri. ketika itu, tangan kanan mu memegang tangan istri mu dan tangan kirimu memegang tangan ibu mu. dalam situasi tersebut, kamu harus menyelamatkan salah satu dari mereka agar tidak terjatuh dari jurang. Manakah yang akan kamu selamatkan?"

sebuah pertanyaan simple tapi cukup untuk membuat saya berfikir lama. Dari berbagai keputusan saya yang saya ungkapkan. Beliau mengatakan bahwa semua keputusan yang akan kamu ambil itu benar. Karena itu adalah keputusan kamu dan semua keputusan tersebut harus memiliki resiko.

Dari hal itu, pak manager mengungkapkan bahwa seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan apapun dan siap menanggung resikonya. dari keputusan tersevut juga tidak jauh dari sifat dasar yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

5 Sifat dasar seorang pemimpin :
1. Specific
2. Attitude 
3. Moral
4. Strategic
5. Tactic 

5 hal tersebut dapat diartikan secara luas dari masing-masing prespektif pribadi. 


Road to Duta Mahasiswa Genre 2016

Tergabung dalam organisasi mahasiswa PIK-M Lingkar Seroja adalah salah satu aktifitas saya di kampus UIN Sunan Kalijaga. PIK-M (Pusat Informasi Konseling - Mahasiswa) ini membahas berbagai topik tentang keremajaan dan kepemudaan dari sudut pandang lingkungan bergaul, TRIAD KRRPUP, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan keremajaan.

Hal yang membuat saya tertarik kepada organisasi ini adalah sebagai wujud kepedulian saya terhadap keprihatinan kehidupan para remaja masa kini yang yang sering mengikuti budaya kebarat-baratan yang bukan menjadi ciri dari bangsa Indonesia. PIK-M adalah media saya untuk bisa bersosialisasi dan mengedukasi tentang remaja yang baik dan menginspirasi oleh remaja lainnya.

Dengan demikian, BkkbN sebagai induk dari organisasi ini menyelenggarakan ajang bagi para remaja inspirasi dengan sebuah kompetisi Duta Mahasiswa Genre yang dilaksanakan dimasing-masing provinsi dan akan terpusat pada ajang nasional.

PIK-M Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga mendelegasikan saya untuk mewakili atas nama organisasi dan kampus sebagai calon Duta Mahasiswa Genre 2016 DIY. Ajang yang melibatkan lebih dari 70 mahasiswa inspiratif untuk beradu kecerdasan sebagai Duta Mahasiswa Genre 2016.



UIN Sunan Kalijaga





Sejarah

Penegerian Fakultas Agama Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN) yang diatur dengan Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 1950 Tanggal 14 Agustus 1950 dan Peresmian PTAIN pada tanggal 26 September 1951. Pada Periode ini, terjadi pula peleburan PTAIN (didirikan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 1950) dan ADIA (didirikan berdasarkan Penetapan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 1957) dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 Tanggal 9 Mei 1960 tentang Pembentukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dengan nama Al-Jami'ah al-Islamiyah al-Hukumiyah. pada periode ini, PTAIN berada di bawah kepemimpinan KHR Moh Adnan (1951-1959) dan Prof. Dr. H. Mukhtar Yahya (1959-1960)
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor : B.II/3/16522/2010 Tanggal 6 Desember 2010, Guru Besar Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam diberi tugas tambahan sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masa jabatan 2010-2014. Periode di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Musa Asy’arie dibantu oleh empat Pembantu Rektor yaitu:  Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr. Sekar Ayu Aryani, M.Ag., Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag,. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Rifai,. M.Phil., dan Pembantu Rektor Bidang Kerjasama, Prof. Dr. H. Siswanto Masruri, M.A.
Seiring dengan perkembangan jaman dan dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan tinggi, dinilai organisasi tata kerja Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta perlu ditata kembali. Oleh karena itu, Organisasi Tata Kerja Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga mengalami perubahan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 2013. Sesuai dengan Organisasi Tata Kerja Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga yang baru, dalam melaksanakan tugasnya, Rektor  dibantu oleh tiga Wakil Rektor yaitu: Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Sekar Ayu Aryani, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag.,dan wakil Rektor Bidang Kelembagaan dan Kerja sama Dr. H. Maksudin, MA

Visi:
Unggul dan Terkemuka dalam Pemanduan dan Pengembangan Keislaman dan Keilmuan bagi Peradaban.
Misi:
  1. Memadukan dan mengembangkan studi keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan dalam pendidikan dan pengajaran.
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam penelitian multidisipliner yang bermanfaat bagi kepentingan akademik dan masyarakat.
  3. Meningkatkan peran serta institusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa berdasarkan pada wawasan keislaman dan keilmuan bagi terwujudnya masyarakat madani.
  4. Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Tujuan:
  1. Menghasilkan sarjana yang mempunyai kemampuan akademis dan profesional yang integratif-interkonektif.
  2. Menghasilkan sarjana yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kecakapan sosial, manajerial, dan berjiwa kewirausahaan serta rasa tanggung jawab sosial kemasyarakatan.
  3. Menghasilkan sarjana yang yang menghargai dan menjiwai nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan.
  4. Menjadikan Universitas sebagai pusat studi yang unggul dalam bidang kajian dan penelitian yang integratif-interkonektif.
  5. Membangun jaringan yang kokoh dan fungsional dengan para alumni.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai UIN Sunan Kalijaga silahkan untuk Klik Disini

Untuk Informasi Persyaratan Pendaftaran Mahasiswa Baru 2016 silahkan Klik Disini dan Klik Disini

Pemuda Yang Mengawal MIMPI Para Pemuda

Dari Judul tersebut sudah menjadi suatu pandangan tersendiri bahwa kini atau baru-baru ini saya lebih aktif disebuah komunitas pemuda yang mengawal MIMPI dari pemuda-pemuda bangsa yang cerdas, kreatif, kritis serta penuh dengan semangat dari cita-cita bangsa. Ya, saya adalah salah satu anggota di sebuah komunitas Indonesian Youth Dream Foundation. Organisasi yang besar di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi salah satu aplikasi saya untuk mengaktualisasikan diri menjadi pribadi yang lebih profesional dalam menjalani kehidupan menuju jiwa leader.

Indonesian Youth Dream Foundation adalah keluarga baru saya. Saya telah dipercaya oleh kawan-kawan untuk menjabat sebagai Project Manager dalam skala pengurusan nasional. sebuah jabatan yang cukup berat menurut saya karena hal ini akan  menuntut saya menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif untuk menciptakan sebuah event kepemudaan. 

Kegiatan yang harus saya bangun adalah sebuah kegiatan yang dapat mengembalikan kembali kepercayaan mimpi-mimpi mereka serta memotivasi lebih agar para pemuda lebih berani mewujudkan MIMPInya. Hal itu menjadi acuan saya karena semangat Indonesian Youth Dream atau sering disebut dengan IYD memiliki jargon "Berani Ber-MIMPI Besar"

Dari kegiatan-kegiatan itulah, saya mendengar kembali dari semua MIMPI-MIMPI yang terbangun kembali dari seorang pemuda bangsa yang hebat. dengan semangat 45 nya.

IYDCamp 2015

 IYDCamp 2015 give Appreciation

YAD 2016 "Self Actualization by Nature" 

YAD 2016 "Self Actualization by Nature" 

Cerita Lucu Dibalik Tragedi


Rembang – peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu bangunan berupa bengkel di Jalan Majapahit Kelurahan Leteh, Rembang membuat geger seantereo wilayah Rembang hingga nasional. Penyebab Kebakaran Bengkel "Lombok Cepat" Rembang
Namun dibalik tragedi yang membuat shock dan trauma yang mendalam bagi korban dan saksi mata, ternyata juga terselip sebuah cerita lucu dan konyol yang terjadi diantra massa yang sedang berduyun-duyun untuk memadamkan api. Cerita ini adu dengar dari salah seorang santri putra yang juga ikut dalam pemadaman api yang berjarak +/- 5 meter dari titik api. Ia mengungkapkan bahwa ia melihat dan mendengar seseorang yang melakukan kejadian lucu tersebut ketika dalam puncak kobaran api memanas.
Ketika itu (santri putra yang melihat kejadian lucu) sedang menyiramkan air dari timba yang dibawa secara estafet oleh para santri yang lain. Sebut saja santri itu Rohim. Rohim membantu pemadaman pada titik bahaya, dia memanjat pada sebuah bangunan yang sangat dekat dengan kobaran api. Rohim melihat seorang laki-laki paruh baya dengan membawa seember air. Anggap Rohim ketika itu mungkin si bapak paruh baya juga ingin mencoba memadamkan api yang ada didekatnya. Tapi, setelah memerhatikan lebih detail ternyata bapak itu tidak sedang menyiram titik panas api namun sedang mengusir sebuah binatang yang sedang nangkring diatas atap rumah.
Rohim pun terpingkal-pingkal dalam keadaan yang menegangkan karena ia memanggap hal itu sebagai tindakan konyol dan lucu yang pernah ia temui. Usut punya usut, ternyata bapak tua itu sedang menyiram sebuah “Patung Ayam” yang sedang berdiri tegak menghadap api yang membakar sebuah bagunan begitu dahsyat. Bermaksud hati bapak tua ingin mengusir ayam tersebut agar tidak ikut menjadi “ayam bakar” disekitar kobaran api. Berkali-kali ia menyiramkan air dari bawah bangunan dan ayam itu tidak bergerak sedikit pun.
Tanpa disadari ternyata bapak tua itu sedang dalam perhatian banyak orang sehingga salah satu petugas damkar memberitahukan kepada bapak tua itu.
            “Pak, Iku patung. Dudu ayam urip”
                        Pak , itu patung. Bukan ayam hidup. Kata petugas damkar.
            “Oalah, tiwas tak biyur ora lunga-lunga”
                        Oalah, pantas saja di siram tidak mau pergi. Kata bapak itu.



Ya, sebuah kepanikan memang dapat menghilangkan akal dan logika seorang manusia untuk berfikir jernih. Wallahu a’lam.

Santri Leteh on Fire

Rembang – Langit yang terlihat gelap di waktu maghrib, tiba-tiba terlihat begitu terang dengan warna orange pekat disertai kepulan asap yang beitu tebal. Ya, terjadi sebuah kebakaran di Jalan Majapahit Rembang Kota. Kebakaran tersebut terjadi disebuah bengkel. Berita Kebakaran Bengkel Rembang.
 
Ini adalaha pengalaman yang kedua bagi santri leteh untuk mengatasi kebakaran. Yang pertama ketika bangunan rumah disebelah timur asrama putra yang mengalami kebakaran karena meletusnya tabung LPG 3 Kg. yang kedua ini masih belum diketahui penyebabnya. Kebakaran ini terjadi disebelah timur asrama putri. Jarak antara titik api dengan asrama hanya +/- 10 meter. Sontak para santri putri berhamburan keluar dengan kepanikan yang tidak bisa diatasi lagi. Santri putra berduyun-duyun menuju asrama putri untuk menghalau api yang cepat merambat untuk memakan bangunan. Hal itu dikarenakan banyaknya bahan yang mudah terbakar didalam bengkel.

Memang, para santri tidak pernah mengikuti simulasi tindakan pertama pada bencana alam atau tragedi kebakaran seperti ini. Namun, para santri ini layaknya seorang yang sudah dilatih secara profesional untuk menempatkan diri masing-masing dalam posisinya. Ya, kami secara otomatis menempatkan diri pada posisinya tanpa di koordinir. Kami membentuk sebuah barisan estafet untuk mengangkat ember berisi air. Kami para santri juga dibantu oleh warga sekitar. 

Dalam kobaran semangat para santri untuk memadamkan api, begitu pula si jago merah itu semakin kuat kobarannya, dalam hati aku hanya bisa bergetar ketika melihat begitu dahsyat kuasa Allah yang bisa bertindak atas kuasaNya. Bergetar dan tak tahan hati ketika aku mendengar adzan yang dikumandangkan dari Masjid Agung Rembang yang sangat keras sekali, hal serupa juga dilakukan oleh salah seorang santri yang tidak jauh dari titik kobaran api. Ya Allah, aku begitu takut melihat kuasa Mu. Ketika itu, aku berada di atas KM. Asrama putri (+/- 10 meter dari titik api) merasakan begitu panasnya api dunia Mu. Belum lagi dengan api neraka Mu Allah.

Dalam kumandang adzan itu, api berkobar bak setan yang merasa kepanasan dengan adzab Tuhan. Atas izin Allah, api mulai untuk bisa di jinakkan. Kejadian dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB pun mobil pemadam kebakaran masih berdatangan. Pada saat itulah, para senior santri memberikan status aman 90 %. aku dengan rekan-rekan yang lain kembali ke asrama putra untuk membersihkan diri. Dan, alhasil aku baru merasakan rasa pegal, perih, dan rasa yang menyiksa pada tubuh ini pasca tragedi tersebut. Wallahu a’lam.

 Foto ini di ambil pasca memadamkan api


diambil dari depan asrama putra




Hello World. My Name is Muhammad Said Mansyur


Hello world. My name is Muhammad Said Mansyur. I’m 19th years old. I have born in Demak, May 23th 1996. I was eldest of four siblings. I was graduated from Islamic Senior High School State Rembang (MAN Rembang). Therefore, I stay in Islamic boarding in Rembang. Since 2011 until now I still stay in Islamic boarding. I not study in university for now because I want to add capabilities and knowledge about religion of Islam. This is a step to preparation to studying in Turkey. I know that in the abroad it’s more extremism stream. So, I want to strengthen of my Qaida. 

In senior high school I include in religion program. But, the psychology test said that I have to in social department. The consultant of teacher suggests me to take religion program. I just follow it because I sure that nothing teacher directed their student to negative things. Much organization I follow. In the high school I joined in journalism, bulletin, magazine school, youth scientific works, Boy Scout, PASKIBRAKA or the troop’s heritage flag raisers, and others. The organizations on the outside school also many I follow. Like voluntary activities in Semarang city or the green peace in Demak. In Semarang, I join in SSC (Save Street Children) Semarang. This voluntary organization concerned with the education of street children who rarely get a noticed of public. We taught them writing, reading, giving snack to interest them. Sometime, we have a difficulty to coordination them.

Thank you for reading my blog and Greetings for me. :D





Find me in Facebook : Klik Disini
or My E-mail : saidmansyur05@gmail.com
But, I'm sorry. My twitter account has been blocked. 
and sorry, I'm not have a Phone. So, I can't to publish my number phone or BBM or WA. :D #KEEPSMILE